Presentasi _metode pelaksanaan pile cap

November 8, 2018 | Author: spartanewcame | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

presentasi metode pelaksanaan pile cap dan perhitungan kebutuhan materialnya...

Description

SEMINAR ILMIAH NASIONAL PESAT KE-6 Seminar Ilmiah Nasional Untuk Peningkatan Daya Saing Bangsa Melalui Revitalisasi Peradaban

METODE PELAKSANAAN DAN PERHITUNGAN KEBUTUHAN MATERIAL UNTUK PILE CAP PADA LANTAI BASEMENT

Depok, 20 - 21 Oktober 2015

Pendahulu an

Pile Cap Pile cap merupakan konstruksi penggabung antara pondasi tiang sehingga menjadi tiang kelompok (pile group) dan penghubung antara pondasi tiang dengan kolom.

Tujuan Penelitian

Metodologi Penelitian

Pengumpul an Data Lapangan

Identifika si Masalah

Mulai

Pekerjaan pemotongan dan Pembongkaran tiang bor

Pekerjaan penggalian Tanah

Pekerjaan Persiapan lapangan

Pekerjaan Pemasangan Bekisting

Pekerjaan Pengurugan dan Pemasangan Lantai Kerja

Pekerjaan Penulangan Pile Cap

Selesai

Pekerjaan Pengecoran Pile Cap

Temuan Metode pemasangan bekisting yang digunakan adalah metode

tradisional,

dimana

bekisting

pile

cap

menggunakan multipleks bukan batako. Pemasangan bekisting Pile Cap dengan multipleks akan lebih murah dan

mudah

apabila

pelaksanaan

menggunakan metode Top Down.

basement

Hasil dan Pembahasan 1. Kebutuhan bekisting Tebal pile cap  Keliling pile cap Jumlah Multipleks  Luas Multipleks

Dari hasil perhitungan kebutuhan bekisting untuk pile cap pada zona 1 sebesar 13,322 lembar multipleks, sedangkan untuk balok kayu dibutuhkan 0,507 m3.

2. Kebutuhan Lantai Kerja

Volume Lantai Kerja  Tebal lantai kerja  Luas pile cap

Kebutuhan material semen, pasir, dan air dihitung dengan menggunakan perbandingan 1 : 2,75 : 0,5, dengan jumlah rasio pembanding 4,25. Didapat hasil sebesar 1,857 m3 pasir, 28,167 Sak semen, dan 338,000 liter air.

3. Kebutuhan Beton Ready Mix

Volume beton  Tebal pile cap  Luas pile cap

Dari hasil perhitungan didapat kebutuhan beton ready mix untuk pengecoran pile cap, sebesar 114,751 m3, atau dibulatkan menjadi 115,000 m3.

4. Kebutuhan Besi Tulangan

Kebutuhan tulangan  panjang total  berat per meter

D

P total

Berat/m

Berat Total

(mm)

(m)

(kg/m)

(kg)

1

25

128,000

3,853

493,184

2

19

60,560

2,223

134,625

No.

P1

Total

627,809

P total

berat/m

(mm)

(m)

1

D32

218,400

(kg/m) 6,313

1378,759

2

D25

194,400

3,853

749,023

3

D19

137,120 Total

2,223

304,818

No.

P3

No.

D (mm)

P7A

berat total

D

1 2 3

P total

(m) 2803,84 D32 0 D25 395,820 D19 212,560 Total

(kg)

2432,600

berat/m (kg/m) 6,313 3,853 2,223

berat total (kg) 17700,642 1525,094 472,521 19698,257

Kebutuhan tulangan pile cap Zona 1 sebesar 25.191,284 kg.

KESIMPULAN 1. Metode pelaksanaan pekerjaan Pile Cap menggunakan metode Konvensional, tetapi pada pekerjaan bekisting menggunakan metode tradisional. 2. Jumlah material yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan Pile Cap : a. Beton ready mix = 114,751 m3 b. Besi tulangan = 25191,284 Kg

c. Kebutuhan bekisting Pile Cap : - Multipleks 15 mm = 13,322 lembar - Balok kayu = 0,507 m3

d. Lantai kerja dengan volume 2,870 m3 -Pasir = 1,857 m3 - Semen = 28,167 -Air = 338,000 liter

View more...

Comments

Copyright © 2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF